Kelas Pemilu Keenam, Bawaslu Pesisir Selatan Mulai Sambangi Perguruan Tinggi
|
Dalam demokrasi, perguruan tinggi atau kampus mempunyai karakter unik bila dibandingkan dengan struktur sosial lain dalam masyarakat. Keunikan yang dimiliki adalah posisinya sebagai pusat intelektual.
"Karakter ini gak ada di manapun. Mereka yang belajar di sana juga punya peran kontrol sosial, punya peran agent of changes. Penting kami bekerja sama dengan kampus," kata Anggota Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan, Nurmaidi, dalam Kelas Pemilu yang diadakan di STAI Madrasah 'Arabiyah (MA) Bayang, pada Senin (27/04).
"Karakter ini gak ada di manapun. Mereka yang belajar di sana juga punya peran kontrol sosial, punya peran agent of change. Penting Bawaslu bekerja sama dengan kampus," kata Anggota Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan, Nurmaidi, dalam Kelas Pemilu yang diadakan di STAI Madrasah 'Arabiyah (MA) Bayang, pada Senin (27/04).
Dalam perkembangan digital saat ini dan kaitannya dengan Pemilu, kata Nurmaidi, mahasiswa mempunyai keunggulan seperti lebih mudah memperoleh informasi, melek teknologi, dan relatif independen.
Anggota Bawaslu Pesisir Selatan lain, Bambang Putra Niko, mengamini apa yang disampaikan Nurmaidi. Banyak hal sederhana tapi berdampak besar yang dapat dilakukan oleh mahasiswa.
Saat Pemilu, mahasiswa dapat menjadi relawan pengawas Pemilu dan melaporkan dugaan pelanggaran Pemilu bila menemukan. Sementara saat nontahapan Pemilu, mahasiswa dapat mengikuti perkembangan revisi undang-undang Pemilu dan mengadakan diskusi.
Niko dalam paparannya juga memberikan ruang kepada mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pengawasan partisipatif. Bawaslu RI kini membuka program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) 2026. Bagi peserta Kelas Pemilu yang berminat, dapat mendaftar langsung selepas kelas.
"Kami senang ada perwakilan STAI ikut. Bisa bertambah pengalaman kalian ikut P2P. Tapi ingat terbatas ya karena kami ingin efektif dan tepat sasaran kegiatannya," katanya.
Ketua STAI MA Bayang, Zidni Ilman Nafi'an, dalam menutup kegiatan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kelas Pemilu. Menurutnya, program tersebut memberikan pencerahan bagi anak-anak muda untuk lebih peduli dengan politik.
"Silakan datang kemari lagi. Mereka bisa belajar langsung. Kami terbuka dengan kehadiran Bawaslu. Ke depan kami bisa mengatur jurusan atau Prodi lain ikut Kelas Pemilu," tutupnya.
Sebagai informasi, Kelas Pemilu merupakan salah satu program unggulan Bawaslu Pesisir Selatan dalam bidang pengawasan partisipatif. Program telah berlangsung lima kali dengan lokasi berbeda-beda mulai dari SMAN 3 Painan, MAN 2 Pesisir Selatan, SMAN 2 Painan, SMKN 1 Painan, dan SMKN 2 Painan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Ketua III STAI MA Bayang, Lara Agnesta Putri; Kepala Sekretariat Bawaslu Pesisir Selatan, Rinaldi; dan sejumlah staf sekretariat Bawaslu Pesisir Selatan.