Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pesisir Selatan Ikuti Penutupan Orientasi PPPK Secara Daring

cvbfddfgdfg

Giat hari ini

Painan--Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan mengikuti penutupan orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara daring yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Senin (10/8), di Ruang Media Center Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan.

Penutupan orientasi tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas dan profesionalitas PPPK di lingkungan kesekretariatan Bawaslu sebagai persiapan menghadapi tahapan Pemilu 2029.

Deputi Administrasi Bawaslu RI, Labayoni, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penutupan orientasi hendaknya tidak sekadar menjadi akhir dari rangkaian kegiatan, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja pegawai sesuai kemampuan dan keahlian masing-masing.

“Orientasi ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja sesuai dengan kemampuan dan keahlian masing-masing, terutama sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029,” ujar Labayoni.

Ia menjelaskan, PPPK merupakan bagian penting dalam struktur kepegawaian di lingkungan sekretariat Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi, maupun Bawaslu Kabupaten/Kota. Saat ini terdapat 7.365 PPPK, 3.346 Pegawai Negeri Sipil (PNS) organik, serta 1.129 PNS yang ditugaskan dari instansi lain.

Menurutnya, komposisi tersebut menunjukkan besarnya peran PPPK dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kelembagaan Bawaslu.

“Oleh sebab itu, kami memandang perlu untuk memperkuat kewenangan dan hak yang mesti dimiliki oleh PPPK. Saat ini kami sedang menyusun kebijakan penting untuk PPPK, ke depan dapat mengisi jabatan-jabatan fungsional di sekretariat masing-masing,” ungkapnya.

Labayoni juga mengingatkan jajaran Bawaslu agar efisiensi anggaran tidak dimaknai sebagai pengurangan semangat dan produktivitas kerja kelembagaan.

“Efisiensi anggaran jangan sampai dijadikan alasan untuk efisiensi kegiatan. Kita mesti menyampaikan kepada publik bahwa Bawaslu tetap bekerja,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan, Rinaldi, menyampaikan bahwa orientasi PPPK di lingkungan Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan diikuti oleh 12 orang pegawai.

Ia berharap pelaksanaan orientasi dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada PPPK mengenai tugas, fungsi, kedudukan, serta tanggung jawab dalam mendukung kerja-kerja kelembagaan Bawaslu.

“Dengan adanya orientasi ini, kami berharap seluruh PPPK dapat semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya serta mampu meningkatkan kompetensi dan profesionalitas dalam memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas Bawaslu,” kata Rinaldi.

Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam membangun sekretariat Bawaslu yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan dukungan administrasi secara efektif terhadap pelaksanaan pengawasan pemilu.

“Setiap pegawai memiliki peran masing-masing. Karena itu, kemampuan dan keahlian yang dimiliki harus terus dikembangkan agar dapat memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi, khususnya dalam menghadapi tahapan Pemilu 2029 nanti,” ujarnya.

"Penutupan orientasi tersebut diharapkan menjadi titik awal bagi PPPK untuk mengimplementasikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti orientasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.Dengan demikian, penguatan kapasitas aparatur tidak berhenti pada kegiatan orientasi, tetapi berlanjut melalui peningkatan kinerja, disiplin, profesionalitas, serta komitmen dalam mendukung tugas dan fungsi Bawaslu," tutup Rinaldi.